Si Bintang Porno ini Masih Cinta Woods, tapi...

Kompas.com - 21/02/2010, 05:06 WIB

KOMPAS.com - Ketika menyaksikan permintaan maaf Tiger Woods yang disampaikan lewat layar televisi, Jumat (19/2/10) di California, Amerika Serikat, tiba-tiba saja Veronica Siwik-Daniels menangis. Wanita berusia 32 tahun tersebut merasa dirinya telah dikhianati oleh pegolf profesional, yang akhir-akhir ini menjadi "makanan empuk" media massa, baik di dalam maupun di luar negeri, karena skandal seksnya dengan puluhan wanita cantik nan seksi.

Siwik-Daniels, bintang porno yang terkenal dengan nama Joslyn James, ingin Woods juga menyatakan permintaan maaf kepadanya secara pribadi. Sebab, olahragawan terkaya tersebut--menurut Forbes, Woods olahragawan terkaya 2009--pernah membuatnya tak berdaya sampai akhirnya mereka menjalin hubungan terlarang selama tiga tahun yang sempat menghasilkan dua janin.

Ya, Siwik-Daniels mengklaim, selama berselingkuh dengan Woods dia sempat hamil dua kali, di mana masa kehamilan tersebut terjadi bersamaan dengan istri Woods, Elin Nordegren, mengandung kedua anak Woods. Tetapi, semua janin itu mati dengan alasan yang berbeda. Yang pertama karena keguguran, dan yang kedua diaborsi.

Meskipun demikian, Siwik-Daniels mengakui, dia masih mencintai Woods, yang untuk pertama kalinya berbicara lagi di depan publik setelah hampir tiga bulan bungkam. Hanya saja, wanita yang kerab tampil seksi ini tidak pernah berharap akan menjadi istri Woods, jika pegolf berdarah Thailand tersebut akhirnya bercerai dari Elin.

"Saya pikir segala sesuatu dengannya hanya sebuah permainan, untuk dia menangkan, untuk dia taklukkan," ujar Siwik-Daniels kepada Daily News. "Dia membutuhkan terapi. Saya hanya tidak yakin terapi seperti apa yang dilakukannya," tambah Siwik-Daniels yang juga meminta maaf kepada istri Woods, sekaligus membantah sendiri apa yang pernah diklaimnya, yaitu tentang dua kehamilannya.

Ah... dasar!

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau